The Window Of Opportunity : Indonesia Menuju Ekonomi Terkuat Ke 7 Dunia Tahun 2030

(Ilustrasi by bleketdetsss.com)

Belakangan ini indonesia sedang menyusun langkah menjadi negara maju, dengan perekonomian yang baik dan pembangunan yang merata. Berbagai cara telah dilakukan oleh pemerintah, namun hambatan selalu saja mengiringi berjalannya program kerja. Kinerja ekonomi Indonesia masih tumbuh positif secara konsisten di tengah pemulihan ekonomi global, dari tahun ke tahun pertumbuhan ekonomi semakin membaik namun kekhawatiran peningkatan ketimpangan semakin mengemuka, pengangguran dan kemiskinan masih menjadi masalah negara indonesia.

Sudah menjadi tugas pemerintah, dalam membangun sumber daya manusia dan pola pikir masyarakat cerdas. Menghadapi zaman yang kian lebih maju masyarakat indonesia perlu kesadaran tinggi dan peduli dengan pendidikan generasi mendatang, khususnya generasi milenial yang akan mewarisi negara ini. Namun ada beberapa masalah yang kerap muncul di indonesia diantaranya yaitu: (1) Pola pikir masyarakat indonesia yang masih tradisonal, akibatnya kemajuan teknologi dianggap akan melunturkan budaya orang indonesia. (2)  Mahalnya biaya pendidikan, sebagai salah satu negara maju, pendidikan perlu di perhatikan, tetapi di indonesia biaya pendidikan masih besar, akibatnya orang yang dibawah garis kemiskinan tidak dapat melanjutkan sekolah. (3) Pembangunan tidak merata, hal ini juga mempengaruhi kemajuan negara, di Indonesia infrastruktur masih terpusat di pulau jawa terkhusus di ibu kota Jakarta, di kota lain masih dalam tahap rencana pembangunan. (4) Sikap acuh terhadap produk buatan sendiri, tidak heran lagi produk indonesia kurang mendapat pengakuan dunia, karena masyarakatnya kurang mengapresiasi produk sendiri, lebih memilih produk dari luar negri.

Milenial Cerdas

Sumber daya manusia diyakini sebagai pertumbuhan ekonomi, namun pada era revolusi 4.0 bukan hanya menguasai keilmuannya tetapi mampu menguasai kekuatan dalam bidang sains dan teknologi. Indonesia pada tahun 2045 akan mendapat mendapat bonus demografi dimana usia muda lebih banyak ketimbang usia tua, artinya masih banyak usia produktif untuk berkontribusi pada bangsanya. Institusi pendidikan tinggi dan pemerintah harus berkomitmen untuk menciptakan atmosfer yang lebih implementatif disektor pendidikan berbasis sains dan teknologi sehingga akan menghasilkan pemuda yang mampu menjadi role model  dan pemecahan masalah di era revolusi industri 4.0.

Indonesia menempati urutan 109 dunia dalam perolehan pendapatan per kapita (3.464 dolar AS). Rendahnya indeks inovasi teknologi menunjukan pertumbuhan ekonomi indonesia masih didominasi oleh faktor konvensional sumber daya alam (nature resource), bukan ilmu pengetahuan (knowledge) dan teknologi. Sebagai perbandingan  adalah swedia, negara kecil tanpa hamparan ladang-ladang minyak bumi. Menyandarkan petumbuhannya pada inovasi teknologi, yang dicirikan oleh indek inovasi tertinggi di dunia, swedia mampu mengantongi pendapatan per kapita 47.934 dolar AS pada tahun 2010

Generasi milenial adalah pewaris bangsa indonesia untuk melanjutkan pembangunan yang beradab, langkah demi langkah perlu dipelajari oleh generasi ini, mencari tau kebangkitan bangsa-bangsa yang telah maju, generasi milenial seharusnya sudah ahli dalam teknologi karena terlahir dimana dunia modern dan teknologi canggih diperkenalkan publik

Kebangkitan suatu negara bukan kebetulan dan keberuntungan, tapi adanya kerja keras dan kerjasama antara masyarakat dengan pemerintah. Indonesia juga tidak ingin ketinggalan gerbong kebangkitan Asia. Untuk itu, inisiatif membuat inovasi  “1-747”  pun diluncurkan, gerbong kebangkitan Asia telah di wakili oleh Korea Selatan, Taiwan, dan Singapura. Negara-negara yang berhasil mengikuti jejak-jejak Barat rupanya dapat bersaing  juga dalam produk, hingga menyeimbangi produk-produk ternama.

Indonesia Golden Chance 2030

Laporan McKinsey global Institute (2012) menyatakan bahwa indonesia akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar ke-7 dunia pada tahun 2030, menyalip jerman dan inggris.[3] Ini merupakan kesempatan bagi indonesia untuk mencapai keunggulan ekonomi. Salah satu media barat sempat mengatakan bahwa indonesia mempunyai “golden chance” untuk menjadi negara maju. Berdasarkan laporan diatas, bukan hanya meramal atau menebak tanpa dasar, namun melihat dari berbagai aspek yang menunjang kebenaran prediksi tersebut. Namun perlu di ingat, untuk membentuk negara maju harus dicapai dengan kerja keras pada semua elemen.

Kualitas anak bangsa perlu menjadi sorotan, dari pendidikan serta keaktifan, mengarahkan hobi milenial kedalam pembangunan indonesia atau berkontribusi untuk bangsa, tinggalkan hal yang membuat dapat membuat waktu terbuang dengan percuma, terus bergerak mewujudkan mimpi individu generasi milenial, berinovasi dengan produk digital.

Prestasi yang diberikan anak bangsa untuk indonesia sebenarnya sudah banyak, namun apresiasi masyarakat dan negara masih dibilang kurang. Masyarakat indonesia lebih sering mengapresiasi suatu karya yang dapat dikonsumsi secara instan. Langkah generasi milenial tidak dilakukan oleh segelintir orang saja atau hanya pemerintah saja, tetapi semua masyarakat yang tergabung kedalam negara kesatuan indonesia perlu adanya tindakan secara nyata, dapat dimulai dari hal kecil yang dapat dilakukan oleh perorangan seperti budayakan membaca, manfaatkan waktu sebaik-baiknya dengan hal positif, kembangkan minta dan bakat individu dan berinovasi dengan teknologi. Suatu yang besar dimulai dari hal kecil, hal kecil membawa perubahan  yang lebih baik, untuk indonesia dengan ekonomi terkuat dan terbesar di dunia .

Tuliskan Komentarmu !