Alasan Manusia Terlahir ke Muka Bumi

Ilustrasi: Rizki Agustian

SAVANA- Mari kita awali dengan memahami alasan mengapa kita terlahir ke muka bumi. Sebab dengan memahaminya, bisa membuat kita menyadari seharusnya melangkah ke arah mana. Bahkan, bisa membuat diri kita tertenagai untuk kembali bangkit, kembali menatap masa depan sekali lagi.

Apakah kita tercipta begitu saja dan menjalani kehidupan ini dengan sendirinya? Tanpa ada yang menciptakan dan menggenggam kehidupan kita? Tentu tidak. Ada alasan kenapa kita terlahir ke muka bumi ini.

Kau yang Terpilih
Hari ini kita bisa hidup di dunia, karena sudah tertakdir. Allah memilih kita untuk menjalani kehidupan ini. Allah ingin memberi banyak kebaikan yang tak terbatas, saat takdir hidup sebagai seorang manusia menjadi kenyataan di hari ini. Kebaikan demi kebaikan itu akan terus menyelimuti dirimu selama di dunia bahkan hingga ke akhirat kelak, saat kita mampu menghamba kepada Allah SWT semata.

Kebaikan yang dimaksud adalah substansinya. Meski kita tahu bahwa dinamika hidup tak hanya terasa manis, tetapi juga pahit dan memilukan. Meski pahit bahkan terasa sangat menyedihkan, tetap menjadi nilai kebaikan di pandangan Allah, selama kita menghambakan diri kepada Allah.

Selama kita menundukkan hati dan pikiran kita untuk mengikuti ritme ujian-ujian-Nya. Kesabaran itulah yang mengubah nilai dan makna hidup yang sedang dijalani sebagai sebuah kebaikan.

Kau seorang Pemenang
Salah satu yang patut kita syukuri selanjutnya adalah bahwa kita bisa terlahir ke dunia ini dengan melalui proses kompetisi. Kita berkompetisi dengan jutaan sel sperma lainnya saat ada dalam rahim ibu. Kita yang terlahir ke muka bumi, sejatinya telah memenangkan kompetisi yang luar biasa itu.

Mental pemenang harusnya terus tumbuh dalam jiwa dan pikiran kita. Jangan sampai ketakutan, kesedihan, kegagalan-kegagalan dan kekurangan yang ada dalam dirimu menutupi kesadaran. Kesadaran tentang diri kita sebagai yang terpilih dan seorang pemenang.

Kita harus terus menghidupkan optimisme yang ada dalam hati. Apakah kita tak percaya bahwa Allah mendengar semua doa-doa yang kita panjatkan pada-Nya? Apakah kita memiliki prasangka bahwa Allah tak akan mewujudkan mimpi-mimpi besar kita?

Tentunya Allah akan mendengar doa dan mengabulkannya. Allah juga maha berkuasa atas hidup kita, Allah pasti akan memberikan karunia-Nya kepada mereka yang beriman dan bertawakal hanya kepada-Nya.

Tentang Iman dan Tawakal
Keimanan pada Allah adalah hal fundamental dan alasan terbesar hadirnya sebuah kebahagiaan, hadirnya kekuatan besar, munculnya kemampuan-kemampuan terbaik diri kita, serta alasan terbesar kita bisa terus bertahan dalam kondisi terburuk. Sedangkan tawakal (menggantungkan seluruh harapan dan hasil ikhtiar diri kita) adalah bentuk nyata dari keimanan.

Siapa saja yang mampu bertawakal hanya kepada Allah, maka ia akan terlepas dari belenggu-belenggu yang membebani jiwa dan pikirannya. Ia akan menjadi orang merdeka, benar-benar manusia sejati. Kebaikan dan kebahagian menghampiri orang tersebut, meski kenyataan hidupnya terlihat pahit bagi oranglain.

Kesadaran ‘Menaklukan’ Dunia
Kesadaran berikutnya, yang mesti terus tertanam dalam hati, jiwa dan pikiran kita adalah menaklukan dunia. Maksudnya, dunia dan segala godaannya tak boleh membuat kita lalai terhadap ketaatan kepada Allah.

Kita harus melihat bahwa dunia itu ujian. Jangan sampai ada perasaan kita rendah, hina, minder dan lainnya disebabkan kita tak memiliki banyak uang, tak memiliki kekayaan dan karir mulus seperti tetangga sebelah, teman dan saudara kita.

Ali bin Abi Thalib pernah menyebutkan, siapa yang tau hakikat dunia maka ia merasakan setiap ujian atau musibah sebagai hal yang biasa. Dunia tak boleh sampai membuat diri kita silau. Fokus kita menjalani hidup ini adalah mardhatillah (keridhoan dari Allah SWT).

Dunia harus takluk pada diri kita. Tandanya adalah kita menjalani kehidupan yang berjalan saat ini, kita tak mencerca diri, kita terus menjalankan ketaatan kepada Allah SWT tanpa sedikitpun perasaan ingin mendapatkan pujian dan perhatian manusia lainnya.

Tuliskan Komentarmu !